Cukup dengan Bersyukur, maka Hidup Menjadi Cukup. OMG!

Kata guru saya, bayi terlahir dengan tangan dalam keadaan (seperti) menggenggam. Makna filosifinya, karakter manusia dalam hidup selalu berusaha menggapai apa yang dia mau.

Ga salah memang manusia yang punya banyak keinginan, apalagi kalau keinginan yang dimaksud adalah keinginan memperbaiki diri atau meningkatkan taraf hidup.

Namun seperti kata bang Iwan Fals, keinginan–kadang–jadi sumber penderitaan (kurang lebih begitu ya, bukan orang OI :D). Keinginan yang berlebihan atau ambisius dalam menggapai sesuatu, bisa juga jadi bumerang dalam hidup kita. Manusia menjadi tamak seakan ga pernah bersyukur sama apa yang telah Tuhan kasih ke kita.

Dan segala keinginan yang sampai menyiksa batin kita, cuma bisa diredam dengan jalan bersyukur. Menurut petuah bijak (entah Hadis Rasul atau apa-Lupa) begini kira-kira: Kalau kita mau lebih banyak bersyukur, maka harus sering2 untuk melihat ke bawah.

Melihat ke orang yang keadaannya tidak seberuntung kita, bukan buat menertawakan keadaan orang tersebut, tapi untuk mengukur pencapaian kita dalam hidup selama ini.

Ada banyak cara yang dilakukan orang ketika mensyukuri nikmat dari Tuhan, mulai dari sekedar ucap Hamdallah, sampai berbagi ke sesama.

Bersyukur secara luas bisa juga dimaknai berdamai dengan keadaan. Ketika kita tidak sedang nyaman pada satu situasi, maka ikhlaskanlah. Jalankan dengan sepenuh hati. Karena itu yang sudah Tuhan kasih dan (pasti) itu yang terbaik.

Kenyamanan dalam hidup bukan diukur dari keadaan atau seberapa banyak yang kita genggam sekarang, tapi dari usaha kita untuk lebih sering mensyukuri apa yang diterima saat ini.

Dan sekarang adalah senin setelah cuti sekalian lama, semoga semua KawanBlog tetap semangat ngejalaninnya, karena ada yang tidak pernah kembali dari semua yang telah terlewati. Seperti kata Pak Goenawan Mohamad:

20110905-075945.jpg

Iklan

6 thoughts on “Cukup dengan Bersyukur, maka Hidup Menjadi Cukup. OMG!

  1. Rumah berkata:

    iyaa kang …
    Syukur itu karena adanya Nikmat ..
    Eh ternyata Syukur itu Nikmat …
    Syukur terus ,, Nikmat Terus …

    Yukk ..
    Kita jadi orang yang pandai Bersyukur …

    makasih wat motivasinya ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s