OMG… Pengakuan Aku Mengakui KeAKUan

Aku

Aku

Di tengah gencarnya pemberitaan tentang insiden Priok dan ditemani sekardus kraft kejucake yang baru dibeli sepulang kerja tadi, saya buat postingan ngga penting di sore hari yang hujan ini.

Begini…

Minggu kemarin dunia infotainment digegerkan dengan berita seputar pengakuan ayah kandung dari anak Sheila Marcia. Dan ternyata,,, yang mengakui adalah seorang vokalis band yang sebelumnya ga pernah masuk nominasi piala citra. Ga nyangka dan ga duga sama sekali (sangat anti klimaks). Dan yang lebih mencengangkan, di hari pengakuan tersebut, dibarengi dengan syuting video klip hits kedua dari album baru bandnya. Aneh, seperti ada kongspirasi. *detektip mode: on. 😎

Belum reda kegegeran berita di atas, muncul berita baru. Pengakuan Mbak KD yang ternyata sudah putus dengan pacarnya, Bang Raul Lemons. Sementara berita ini menghangat, informasi seputar kemesraan Mas Anang dan Syahrini yang suka cium-ciuman jidat di panggung menghilang. Hmm.. Ini pasti ada kongspirasi lagee. 😎

Entah motif apa yang melatarbelakangi pengakuan dua artis tersebut, yang jelas membuat pengakuan atau mengakui sesuatu perbuatan-apalagi di hadapan publik-menurut saya membutuhkan mental yang kuat, serta tingkat ketebalan muka dan telinga yang tinggi.

Berbeda dengan dua kasus di atas. Seorang pemulung dipaksa mengaku memiliki ganja oleh oknum polisi. Berita ini sempat heboh beberapa waktu lalu, tetapi karena berita acara pemeriksaan dari Jaksa Penuntut Umum terbukti cacat, maka majelis hakim memutuskan kepada tersangka sebagai Tahanan Kota. Seperti ada yang aneh, harusnya kalo memang di BAP ada yang cacat vonis yang paling pantas diterima ya bebas. 😐

Dan klimaksnya dari tulisan ini. Hari Minggu kemarin, saya dan beberapa teman menghadiri pertemuan alumni almamater saya dulu. Agenda pertemuan di antaranya membicarakan seputar pergantian kepengurusan lama yang sudah lewat dua tahun dari yang seharusnya. Dengan berbesar hati, Sang Ketua Umum yang juga sebagai Guru saya, membuka pembicaraan pada saat itu dengan mengakui bahwa kekurangan dan ketidakefektifan program kerja periode yang lalu adalah kesalahan beliau semata, karena kurangnya koordinasi serta sedikit waktu yang bisa diluangkan untuk organisasi ini. Seperti ini idealnya seorang pemimpin, tidak gengsi untuk mengakui kekurangan dan berani bertanggung-jawab tanpa menyalahkan pihak lain. Pelajaran penting dari seorang pemimpin yang patut ditiru rakyatnya. πŸ™‚

Nah sekarang, saatnya menunggu berita tentang pengakuan dari para pemimpin negara yang kasusnya perlahan-lahan mengendap tertutupi oleh kasus yang baru bermunculan. Semoga para elit bisa mengalahkan rasa keAKUannya dan punya keberanian untuk mengakui kesalahan masing-masing. Sehingga kasus segera usai, tidak ada lagi kekisruhan, demonstrasi anarkis dan Negara tercinta ini bisa kembali damai, seperti pada saat para nenek moyang bikin candi borobudur. :mrgreen:

Jadi…

Hmm, maksutnya apa ya saya posting kaya gini?! Sebenarnya ga ada maksut apa-apa. Cuma ngeliat persamaan yang tidak disengaja aja dari peristiwa yang terjadi baru-baru ini. Sebelum posting malah saya sempat update status FB soal ini, siapa tahu berita-berita soal pengakuan tersebut cuma dalam rangka April MOP. πŸ˜†

Posting tentang Pengakuan-Aku-Mengakui-keAkuan ini cukup menguras fikiran dan keringet *lebeydeh. Jadi kepingin dengar lagunya Dewi Sandra. Goyang nyookk ah! :mrgreen:

[Youtube=http://www.youtube.com/watch?v=aAFzDuUZ9dg]

*Selamat membuat pengakuan, Teman! Kalo saya ngaku soal apa ya?! Oh, hari ini saya gagal nahan supaya ga makan malam. πŸ™„ πŸ˜†

Iklan

10 thoughts on “OMG… Pengakuan Aku Mengakui KeAKUan

  1. Bukan Sekedar Blogger Bertuah berkata:

    langsung download lagunya sob..good share….mantap,,,,sebagai sarana silaturahim,saya sudah pasang link blog ini diblog saya…..di blogroll “sahabat-sahabat terbaikku”…tukeran link sebagai sarana silaturahim..banyak silaturahim banyak rejeki…dan dipanjangkan umur..bener gak?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s